Diet Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik

HUMAS - RSUP Fatmawati

Friday, 27 December 2024 14:52 WIB

Responsive image

Gambar dari HUMAS RSUP Fatmawati

Penyakit Ginjal bisa disebabkan oleh hiperfiltrasi glomerulus, hipertensi , akumulasi toksin eksogen dan katabolisme protein, sehingga menyebabkan pasien mengalami uremik ( akumulasi toksin uremik ). Gejala ini membuat nafsu makan pasien menurun, dan menimbulkan penurunan asupan protein, dapat menyebabkab inflamasi berkepanjangan (kronik). Kondisi ini menimbuklan gangguan sistesis albumin menyebabkan pasien mengalami malnutrisi . Faktor- faktor yang membuat berat ringannya malnutrisi di pengaruhi oleh : umur, faktor komorbid dan kualitas terapi dialisis. Rekomendasi asupan mineral bagi pasien penyakit ginjal kronik adalah sebagai berikut : 1). NaCl >> < 5 gr/hari (predialisis), 5 – 6 gr/hari (HD), 5 – 10 gr/hari (pasien dialisis), < 6-7 gr /hari (transplantasi ginjal). 2). Kalsium >> 39 mg/kg/hari tergantung nilai laboratorium ( predialisis), 8 – 17 mg/kg/hari (HD), 8 -17 md/kg/hari (Pasien dialisis), tidak dibatasi, monitor efek obat, jika direstriksi dapat diberikan 1 mEq kalium per gram protein dalam diit. 3). Fosfor >> 600 – 1000 mg/hari (jika fosfat serum >4,6 mg/dl dan atau PTH > 114,9 pg/ml pada > 2x pemeriksaan (Predialisis) ; 800 - 1000 mg/hari (HD), 800 – 1000 mg/hari (pasien dialisis) dan 1,2 gr/hari, baik pada fase akut maupun 4 – 6 minggu pasca transplantasi. 4). Zinc (Zn) >> 12 mg/hari (predialis), jika perlu (pasien HD), 10 – 15 mg/hari (L) dan 8 -12 mg/hari (P) untuk pasien dialisis ; jangka pendek dapat diberikan suplementasi untuk membantu penyembuhan luka ( untuk tranplantasi ginjal). 5). Besi (Fe) >> individual tergantung cadangan besi tubuh. 6). Selenium >> 85 ug/haro (predialisis) ; 55 ug/hari ( untuk pasien HD dan pasien dialisis), sementara normal untuk pasien transplantasi ginjal. Kalium merupakan mineral yang penting diperlukan tubuh. Guna kalium >> untuk kerja syaraf dan kerja otot. Jika kadar kalium terlalu tinggi dan rendah dalam darah menyebabkan : irama jantung tidak teratur sehingga jantung bisa berhenti mendadak, sesak nafas dan lemah otot. Kebutuhan kalium >> kadar kalium normal : 3,5 – 5,5 mEq/ L . Asupan kaliu, : 40 - 120 mEq/L (1560 -2730 mg/hari) Sayur dan buah disebut : Kalium tinggi : setiap makan mengndung 210 s/d 300 mg, kalium sedang : mengandung 101 s/d 200 mg, dan kalium rendah : mengandung 1 s/d 100 mg. Kalium terdapat pada semua bahan makanan. Bahan makanan yang tinggi kaliumnya : kentang pisang, alpukat, mangga, rebung, daun singkong dan kacang tanah.